FORDAI Salurkan Bantuan Untuk Korban Tsunami di Lampung Selatan

FORDAI Salurkan Bantuan Untuk Korban Tsunami di Lampung Selatan

Masa tanggap darurat yang ditetapkan pemerintah daerah Lampung Selatan pada Bencana Alam Tsunami Selat Sunda telah usai. Masa pemulihan menanti di hadapan. Bantuan yang dibutuhkan warga tak hanya sembako, melainkan kebutuhan lainnya agar mereka bisa melanjutkan kehidupan seperti perlengkapan masak, bahan bangunan dan barang-barang lainnya.

Sebelumnya, bencana tsunami mengakibatkan warga yang luka-luka tercatat 5.297 orang, pengungsi yang tercatat ada 7.868 orang walau sebagian sudah kembali pulang ke rumah dan tinggal di rumah yang masih dalam perbaikan. Rumah dan bangunan yang rusak sebanyak 710  bangunan/ rumah, kendaraan yang rusak 385 dan titik pengungsian ada 36 titik, yang tersebar di 4 kecamatan ( Rajabasa, Kalianda, Katibung, Ketapang dan Sidomulyo ) namun saat ini sebagian sudah tutup karena penghuninya sudah kembali ke rumah masing-masing.

Untuk meringankan korban bencana alam Tsunami Selat Sunda, Forum Dakwah Industri (FORDAI) Kabupaten Bekasi berinisiatif mengumpulkan dana bantuan.

Donasi yang terkumpul berjumlah 35 juta rupiah dari donasi:

 

DKM PT AHM      15.000.000

DKM PT  Sunstar   5.000.000

DKM PT Koyorad  4.800. 000

DKM PT ICI Paint   2.200.000

Kas FORDAI        3.000.000

DKM PT Denso     5.000.000

 

Rombongan Pengurus FORDAI berangkat pada Jumat (18/1/2019) malam dengan membawa tabung gas, kompor gas dan selang regulatornya, paket sembako, paket buku tulis serta uang tunai.

Untuk uang tunai diserahkan langsung kepada LAZDAI, salah satu lembaga amil zakat yang bergerak mengurusi korban bencana dan akan digunakan untuk proses pemulihan di Kecamatan Rajabasa dan Kalianda Lampung Selatan.

 

“Kita doakan semoga saudara-saudara kita yang tertimpa musibah tsunami diberikan kekuatan dan keberkahan untuk melanjutkan hidup mereka,” ungkap Ketua Rombongan Pengurus Fordai, Toni Suparman.

(eas)